Langsung ke konten utama

#ObrolanGue (Gue VS Produktif)

 

Sejauh ini sering banget gelut dengan sebuah istilah "Produktif" yang ngebuat gue ke tampar keras, sebenarnya bukan nggak mau untuk menerima tapi gue merasa bingung harus menempatkan diri gue di mana? Ketika gue mengambil langkah untuk serius tuh sering kali mood gue anjlok dan untuk membangunnya lagi butuh waktu yang cukup lama jadi gue nggak bisa menerima sepenuhnya energi itu.

Untuk orang seperti gue yang moody-an kata produktif pasti sangat sulit untuk masuk ke otak dan terkesan jadi musuh. Karena mindset gue yang selalu bermain dengan ekspektasi sampai akhirnya saat nggak sesuai harapan diri ini merasa down sampai di titik don't wanna do anything, karena merasa udah dikecewakan dengan harapan lalu dikecewakan oleh hidup, akhirnya terbentuk mindset yang buruk tentang menjadi diri sendiri, karena selalu ingin terlihat perfect di mata orang, gue sampai nggak mengenali siapa diri gue, ini bad character banget sih jadi jangan ditiru ya, makanya gue mencoba push diri untuk merubah mindset, walaupun agak susah untuk ngilangin sepenuhnya karena gue merasa diri ini perlu untuk merdeka dari ekspektasi dan gue yakin kalau terus belajar dengan giat serta konsisten, I can get productive. 

so not feeling productive is the enemy, if other people can why not me. 

Hai teman, jadi #ObrolanGue ini adalah sebuah jurnal untuk meditasi karena selama ini banyak peristiwa yang terjadi dan gue merasa butuh healing, yaitu menulis obrolan singkat ini. Semoga kalian juga bisa untuk terus produktif dan menjalani hidup dengan semangat. 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahun Depan Mau Apa?

Udah lama banget gue gak nongol untuk menulis, sampai gak kerasa kalau udah ganti tahun aja. Banyak hal yang terjadi selama 12 bulan. Dan sudah menjadi kebiasaan manusia untuk melakukan kilas balik diakhir tahun akan apa aja yang sudah terjadi dalam hidupnya selama setahun terakhir. Hal tersebut biasanya dibarengi dengan planning yang ingin dicapai di tahun yang baru ini. Misal ada yang ingin lebih sukses, lebih sehat, naik gaji, dapat pacar, menikah, punya anak, punya rumah sendiri dan hal yang lainnya. Segala sesuatu hal dari yang paling sederhana hingga yang besar. Untuk gue, tahun 2024 itu adalah tahun gue untuk berproses, berusaha dan belajar. Yaa walaupun setiap tahun memang pasti belajar, tapi gue lebih kerasa belajar beneran. Di tahun itu gue sedang di fase mencari lebih mendalam tentang diri gue, tentang apa yang gue inginkan dan mencocokkan hal-hal yang baru kedalam kehidupan gue.  Ternyata banyak banget catatan yang harus gue perbaiki, mulai dari aktivitas, pekerjaan, e...

Jangan lupa bahagia, seriusan ini cuy!

Beberapa bulan belakangan ini gue sering banget mendengar omongan-omongan yang bikin down , entah itu tentang pekerjaan, lifestyle bahkan kehidupan pribadi gue yang penuh dengan tanda tanya.  Jadi begini temen-temen, kadang menerima saran dari orang tuh ada baiknya. Gue salah satu orang yang sering banget mendapatkan saran karena menurut gue kita perlu loh menanyakan hal yang gak bisa kita kelola sendiri, but sometimes people change. Termasuk diri gue sendiri.  Manusia gampang berubah, hal tersebut bukan sesuatu yang baru. Ada yang berubah kearah yang lebih baik, ada pula kearah yang buruk. Ada yang berubah karena kesadaran sendiri. Ada yang terpengaruh keadaan sekitar. Perubahan bisa terjadi secara drastis dan begitu cepat namun ada juga yang berubah secara perlahan. Kadang perubahan ini yang dapat mendatangkan kebahagiaan atau justru kesedihan. Tapi entah kenapa gue setuju dengan lagu dari album Indigo-RM judulnya "change pt 2" "Things change, people change Everythin...

Tau gak, jadi DEWASA itu Menyebalkan?

Seiring bertambahnya usia, ada satu momen yang pengen banget gue skip, salah satunya adalah menjadi dewasa. Growing up is the most complicated situation ever , hal paling challenging  yang kebanyakan berakhir dengan keputusasaan, karena manusia sarangnya overthinking akan harapan.  Ribet, butuh usaha, butuh kerja keras, butuh pengorbanan, butuh bertahan hidup, butuh banyak sekali hal yang kadang kita kasih, baik yang bisa atau bahkan dipaksa untuk melewati ranah kemampuan kita. Semata-mata dengan alasan karena sudah dewasa.  Ehh iyaa, tapi postingan ini bukan untuk mengajak para pembaca berfikir bahwa menjadi dewasa itu sangat menyebalkan. Jangan buru-buru menyimpulkan dulu, sebagian besar orang-orang yang sudah lebih dahulu merasakan asinnya garam akan mengatakan : "Jangan cepet-cepet menjadi dewasa deh" Itu kalimat yang sering banget gue dengar ketika masih berusia remaja, sekarang gue sedikit paham dengan kalimat itu. Beda orang beda menerjemahkan yaa. Semua kembali k...