Bertahan, Menerima dan Ikhlas. Tiga kata, yang sekarang mencoba masuk ke dalam hidup gue. Sekeras apapun usaha gue untuk mengabaikan, tapi pada akhirnya mereka memang di takdirkan untuk ada di kehidupan gue. Sebagai manusia yang gak begitu suka dengan permasalahan yang kompleks, ketiga kata ini bakal jadi boomerang. Gue butuh ruang untuk gak memikirkan semua itu. Tapi terkadang pertanyaan random bakal keluar saat pikiran mulai overthinking , dan akhir-akhir ini gue ngerasa semua pikiran negatif mulai bersarang di otak kecil gue. Tanpa disadari gue sering mempertanyakan "Nggak apa-apa kan kalau jadi orang biasa aja?" . Dalam arti, gak lagi berlomba untuk jadi pemenang atau tidak selalu menjadi yang terbaik. Di sisi lain, gue masih bertanya-tanya "Orang biasa tuh, seperti apa sih?" Apakah menjadi orang yang tidak melakukan apapun? atau menjalani hidup sehari-hari tanpa memikirkan ekpektasi orang? Seberapa jauh gue harus melangkah untuk bisa dianggap berhasil? ...
Udah lama banget gue gak nongol untuk menulis, sampai gak kerasa kalau udah ganti tahun aja. Banyak hal yang terjadi selama 12 bulan. Dan sudah menjadi kebiasaan manusia untuk melakukan kilas balik diakhir tahun akan apa aja yang sudah terjadi dalam hidupnya selama setahun terakhir. Hal tersebut biasanya dibarengi dengan planning yang ingin dicapai di tahun yang baru ini. Misal ada yang ingin lebih sukses, lebih sehat, naik gaji, dapat pacar, menikah, punya anak, punya rumah sendiri dan hal yang lainnya. Segala sesuatu hal dari yang paling sederhana hingga yang besar. Untuk gue, tahun 2024 itu adalah tahun gue untuk berproses, berusaha dan belajar. Yaa walaupun setiap tahun memang pasti belajar, tapi gue lebih kerasa belajar beneran. Di tahun itu gue sedang di fase mencari lebih mendalam tentang diri gue, tentang apa yang gue inginkan dan mencocokkan hal-hal yang baru kedalam kehidupan gue. Ternyata banyak banget catatan yang harus gue perbaiki, mulai dari aktivitas, pekerjaan, e...