Langsung ke konten utama

Tahun Depan Mau Apa?

Udah lama banget gue gak nongol untuk menulis, sampai gak kerasa kalau udah ganti tahun aja. Banyak hal yang terjadi selama 12 bulan. Dan sudah menjadi kebiasaan manusia untuk melakukan kilas balik diakhir tahun akan apa aja yang sudah terjadi dalam hidupnya selama setahun terakhir. Hal tersebut biasanya dibarengi dengan planning yang ingin dicapai di tahun yang baru ini. Misal ada yang ingin lebih sukses, lebih sehat, naik gaji, dapat pacar, menikah, punya anak, punya rumah sendiri dan hal yang lainnya. Segala sesuatu hal dari yang paling sederhana hingga yang besar.


Untuk gue, tahun 2024 itu adalah tahun gue untuk berproses, berusaha dan belajar. Yaa walaupun setiap tahun memang pasti belajar, tapi gue lebih kerasa belajar beneran. Di tahun itu gue sedang di fase mencari lebih mendalam tentang diri gue, tentang apa yang gue inginkan dan mencocokkan hal-hal yang baru kedalam kehidupan gue. 


Ternyata banyak banget catatan yang harus gue perbaiki, mulai dari aktivitas, pekerjaan, emosi, dan ego. Lantas apakah gue bisa menyelesaikan misi ini, tentu gue berharap banget bisa memperbaikinya di tahun 2025, tapi dengan catatan penting, gue harus konsisten. 

(Semoga bisa gaes... Aamiin)

Say goodbye untuk tahun 2024, tahun dimana gue harus belajar untuk lebih sabar.

Tahun untuk belajar melihat segala sesuatu dari perspektif yang berbeda dan tidak mengutamakan pemikiran sendiri aja.

Tahun untuk belajar mengerti dan berempati kepada orang lain.

Tahun untuk belajar bahwa setiap orang punya cerita gelap yang tidak pernah kita ketahui.

Tahun untuk belajar bahwa tidak melakukan apa-apa ternyata menyenangkan.


Apakah tahun 2024 adalah tahun yang buruk? 

Nggak sama sekali, seperti yang gue bilang, biasa aja.


Lalu tahun depan mau apa?

Nah ini, sebenarnya gue gak mau muluk-muluk.

Gue takut mati, gue rasa semua orang seperti itu. Mati bisa kapan saja.

Tapi bagaimana jika mati dan belum melakukan hal yang maeningful buat orang lain yang kurang beruntung dari gue?


Tahun 2025 maunya menjadi tahun dimana gue bisa memberi lebih kepada anak-anak dan orang lain. Tahun depan bukan menjadi tahun yang egois di mana pusatnya hanya gue, gue dan gue. Memberi melibatkan orang lain. Dan di tahun depan gue berharap bisa lebih banyak memberi kepada orang lain, khususnya mereka hidupnya tidak seberuntung gue. Dengan begini gue berharap gue bisa lebih menghargai hidup dan nggak perlu takut untuk mati kapan saja. Dunia sudah terlalu egois, butuh orang-orang sederhana dan biasa aja untuk memberi dan meneruskan hal-hal baik.


Kalau lo tahun depan mau apa?

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Nilai dan Prinsip : Intersectionality & Inclusiveness Part-2 (Hari kedua "Kelas Literasi Feminis")

Hai teman-teman, karena hari kedua ini gue sudah memasuki materi pertama pada kegiatan KLF dan sudah mendengarkan diskusi serta menyampaikan pertanyaan, maka sesi pertama selesai dengan begitu banyak pembahasan yang cukup memberikan informasi tentang Intersectionality dan Inclusiveness, tepat pukul 12.10 WIB kami diizinkan istirahat makan siang, menunaikan ibadah solat (bagi beragama Islam) waktu yang diberikan sekitar 45 menit untuk kami rehat karena berjam-jam di layar laptop atau ponsel nantinya akan merusak kesehatan mata jadi kami gunakan sebaik mungkin waktu istirahat untuk refresh kembali tubuh dan pikiran. Tak terasa waktu sudah menunjukkan pukul 12.55 WIB ruang zoom kembali dibuka, sebelum memasuki sesi materi kedua kami melakukan senam wajah agar tidak mengantuk saat mendengarkan materi, karena jam siang itu godaan bagi kita untuk mengantuk maka kamipun melakukan ice breaking juga sekitar 10 menit. Selesai melakukan senam dan ice breaking kami mulai pada tahap sesi materi. Se...

ShareYuk (Jujutsu Kaisen 0)

Hai teman-teman, ditulisan kali ini gue pengen mencoba untuk mereview film, drama atau anime. Walaupun masih awam banget dalam dunia review tapi gue harap kalian bisa menikmati dan memahami dengan apa yang akan gue share. Sebelumnya gue mau memperkenalkan segmen ShareYuk yang tercetus karena kebiasaan baru yang akhir-akhir ini sedang gue geluti yaitu menonton, sebenarnya sudah cukup banyak film, drama & anime yang gue tonton tapi kayaknya terlalu hampa banget kalau hanya gue sendiri yang menikmati, jadi kepikiran untuk "Yaudah, gue coba belajar review deh, sebagai informasi & referensi buat temen-temen kalau ingin menonton" Nah begitu ide ini tercetus maka film pertama yang akan gue share yaitu Movie Jujutsu Kaisen 0 (Disclaimer : Sebagai informasi kalau tulisan ini mengandung banyak sekali spoiler jadi yang tidak ingin terspoilerkan harap untuk menepi serta tidak melanjutkan membaca, terima kasih atas pengertiannya. Oke, gue lanjut ya untuk mereview). Jadi sebelum ...